PERBEDAAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OBAT AMLODIPIN TUNGGAL DENGAN KOMBINASI AMLODIPIN DAN LISINOPRIL PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP DI RS X TABANAN TAHUN 2017

Ni Nyoman Wahyu Udayani, Ni Wayan Riastini, I Made Agus Sunadi Putra

Abstract


Hipertensi merupakan gangguan kesehatan yang sering dijumpai dan termasuk masalah kesehatan penting karena angka prevalensi yang tinggi sehingga evaluasi penggunaan obatnya perlu dilakukan (WHO, 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas penggunaan obat antihipertensi oral tunggal amlodipin dengan terapi kombinasi amlodipin dan lisinopril untuk pasien hipertensi rawat inap di RS ?X? Tabanan pada tahun 2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien yang diambil pada unit catatan rekam medis di ?X? Tabanan Hospital bulan Januari-Desember 2017. Penelitian dilakukan terhadap 36 subjek penelitian dengan terapi amlodipin tunggal dan 36 subjek penelitian dengan terapi kombinasi amlodipin dengan lisinopril. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas tekanan darah pasien hipertensi yang mendapat terapi amlodipin tunggal dan terapi amlodipin kombinasi dengan lisinopril untuk pasien hipertensi rawat inap di RS X Tabanan pada tahun 2017 dengan nilai p = 0.042 dan 0.038.

Keywords


antihipertensi oral kombinasi; antihipertensi oral tunggal; hipertensi rawat inap

Full Text:

PDF

References


American Society of Hypertension, 2015, ?Clinical Practice Guidelines for the Management of Hypertension In the Community?, America, ASH.

Dahlan, M.S. 2013, Besar Sampel Dan Cara Pengambilan Sampel Edisi 3, Salemba Medika, Jakarta. Indonesia.

Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik Ditjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. 2006, ?Pharmaceutical Care untuk Penyakit Hipertensi?, Jakarta, Departemen Kesehatan RI.

Gunawan, S.G., Syarif, A., Estuningtyas, A., Setiawati, A., Arif, A., Bahry, B., dkk. 2007, Farmakologi dan Terapi Edisi 5, Departemen Farmakologi dan Terapeutik FKUI, Balai Penerbit FKUI, Jakarta, Indonesia.

JNC-7. 2003, The Seventh Report of The Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure.

JNC-8. 2014, The Eight Report of The Joint National Committee Hypertension Guidelines: An In-Depth Guide.

Notoatmodjo, S. 2010, Metodelogi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta. Indonesia.

Saryono. 2011, Metodologi Penelitian Kesehatan, Mitra Cendikia Press, Jogjakarta. Indonesia.

Saryono. 2011, Metodologi Penelitian Kesehatan, Mitra Cendikia Press, Jogjakarta. Indonesia.

Tjay, T.H. dan Rahardja, K. 2007, Obat-Obat Penting: Khasiat, Penggunaan, dan Efek-Efek Sampingnya Edisi IV, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.

WHO.2013.www.who.int diakses pada tanggal 8 september 2014


Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


e-ISSN: 2356-4818

Powered by StatCounter

hit
counter

Lihat Detil Kunjungan