EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SINBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRI GASTROENTERITIS DI RSUD MANGUSADA

Herleeyana Meriyani, Ni Nyoman Wahyu Udayani

Abstract


Gastroenteritis merupakan peradangan pada lambung dan usus yang ditandai dengan gejala diare dengan atau tanpa disertai muntah dan sering kali disertai peningkatan suhu tubuh. Gastroenteritis saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengunaan sinbiotik pada pasien pediatri penderita gastroenteritis di RSUD Mangusada. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental? yaitu Cross Sectional dengan pengambilan data secara retrospektif di RSUD Mangusada periode januari 2016 sampai dengan Juni 2017. Sample diambil dengan teknik purposive sampling dan pengambilan data dilakukan menggunakan data sekunder yaitu catatan rekam medis. Pada penelitian ini efektivitas penggunaan sinbiotik dinilai dari lama rawat inap/ length of stay (LOS). Berdasarkan hasil penelitian terdapat 296 penderita gastroenteritis pada pasien pediari di RSUD Mangusada pada periode penelitian. Pasien yang menjadi peserta dalam penelitian ini yaitu ?sebanyak 80 orang yang terdiri atas 40 pasien dengan menggunakan sinbiotik dan 40 pasien lainya yang tidak mengunakan sinbiotik. Pasien berjenis kelamin laki laki yaitu sebanyak 71,25%. Rentang usia terbanyak yaitu bayi 1 bulan ? 2 tahun 62,50%. Dari hasil uji statistik Mann Whitney yang telah dilakukan diperoleh data yang menunjukan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara lama rawat inap pasien yang memperoleh sinbiotik dan tanpa sinbiotik (p > 0,935).

Keywords


gastroenteritis; pediatrik; sinbiotik

Full Text:

PDF

References


Adisasmito, W., 2007, Faktor Risiko Diare pada Bayi dan Balita di Indonesia: Systemic Review Penelitian Akademik Bidang Kesehatan Masyarakat Makara, Jurnal kesehatan, 11 (1): 1-10

Dinas Kesehatan. 2015, Profil Kesehatan Kabupaten Badung Tahun 2014, 31-32, Badung, Dinas Kesehatan Kabupaten Badung.

Dinas Kesehatan. 2014, Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2013, 29, Denpasar, Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2015, Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2014, Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Fenty Karuniawati, 2010, Pengaruh Suplementasi Seng Dan Probiotik Terhadap Durasi Diare Akut Cair Anak. Fakultas Kedokteran Ilmu Medik, Semarang

Freedman, S.B., Williamson-Urquhart, S., Farion, K.J., Gouin, S., Willan, A.R., Poonai, N., Hurley, K., Sherman, P.M., Finkelstein, Y., Lee, B.E. and Pang, X.L., 2018. Multicenter trial of a combination probiotic for children with gastroenteritis. New England Journal of Medicine, 379(21), pp.2015-2026.

Htwe K, Yee KS, Tin M, Vandenplas Y. 2008. Effect of Saccharomyces boulardii in the treatment of acute watery diarrhea in Myanmar children: a randomized controlled study. Am J Trop Med Hyg. 78(1): 214-6.

Huda, N., Perwitasari, D.A. and Risdiana, I., 2017. Pengaruh Pemberian Kombinasi Probiotik dan Seng terhadap Frekuensi dan Durasi Diare pada Pasien Anak di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 6(1), 11-21.

Lolopayung, Mariani, 2014 Evaluasi Penggunaan Kombinasi Zink Dan Probiotik Pada Penangana Pasien Diare Anak Di Instalasi Rawat Inap RSUD Undata Palu pada tahun 2013, Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Farmasi. Universitas Tudulako.

Pandey, K.R., Naik, S.R. and Vakil, B.V., 2015. Probiotics, prebiotics and synbiotics-a review. Journal of food science and technology, 52(12), 7577-7587.

WGO. 2012, Acute Diarrhea In Adults And Children: A Global Prespective. World Gastroenterology Organization.

WHO. 2010, The World Health Report 2010. (http://www.who.int./whr/2010/en/index.html)

Yonata, A. and Farid, A.F.M., 2016. Penggunaan probiotik sebagai terapi diare. Jurnal Majority, 5(2), 1-5


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN: 2356-4818

Powered by StatCounter

hit
counter

Lihat Detil Kunjungan